The Sky is High

It's just a box of pieces of a puzzle about a small circle of friends. It's about the lives, the loves, and the hopes. One by one, part by part. Hung up in the sky along with prayers. Until each of them can fly higher by itself. The Sky the Rain the Rainbow the Sun the Moon. All are talking in their own way. Carving their small footsteps in the history of time. And now each of them can really fly higher by itself, and leave this house one by one...


akhir-akhir ini lagi pengen nakal. (>_<)' setelah diberitakan kalau aku dan sky adalah gossip kedua terpanas di kampus, aku jadi berlonjak-lonjak kegirangan eh? salah ya? tenang... tidak juga... setahun lebih kami berdua bersama. berusaha menutup-nutupi semuanya dengan cara sembunyi-sembunyi

whooz
...tetap saja daun pintu dan jendela bersuara...keras...nyaring..

aku gerah, lalu aku berubah jadi power ranger! nggak juga sih, aku berubah dengan cara yang luar biasa. SHOW OFF!
what? mau coming out, ya? nggak juga, kok. aku menyadari sebuah pola yang sangat judgemental disini. di latar belakang budaya kita.

mau tau contohnya?

couple pegangan tangan = so sweet...

couple ciuman = euwh... apaan sih mereka?


yang gampangnya aja deh!
pernahkan bilang ke mama dan papa, langsung ke hadapan mereka "love you, mom//love you, dad" dan peluk mereka erat-erat?

maka baliklah teori kecil tersebut dalam kehidupan nyata.
gandengan di kampus, senderan, makan suap-suapan, cium pipi kanan-kiri, bilang sayang, tatapan mata mesra yang berusaha aku ekspos di kampus adalah caranya! tidak ada yang akan bisik-bisik di belakang, buat mereka bertanya-tanya sepuasnya, tapi tidak usah mengiyakan!

biarkan mereka puas dengan pertanyaan dan jawaban mereka sendiri
buat mereka bingung dengan konsep pertemanan, buat mereka bingung dengan konsep cinta, buat mereka bingung dengan konsep perhatian. ketika mereka bertanya, tersenyumlah, tertawalah, dan buatlah hal itu menjadi reward selama ini. maka entah bagaimana, mereka akan diam, menikmati konsep orang lain dengan lebih terbuka, membuka pikiran mereka, dan menggangguk mengerti.

hahaha... meskipun pasti banyak orang yang akan protes, mungkin mereka hanya akan protes karena aku
PDA (Public Display of Affection) tapi dengarkan pelan-pelan, mereka akan mengakui kalau mereka iri, mereka iri, atas kedekatan yang demikian, atas perhatian yang sedemikian rupa, mereka bertanya, kepada diri mereka sendiri.

dan terakhir, buktikan kalau kamu, kalian, mampu, mempunyai nilai lebih diantara mereka.
supaya nggak ada judgement terbalik tentunya!!

"dia deket sama A, dia pinter kok, si A juga"

akan jauhhhhhhhhhhhhh lebih baik daripada


"sejak deket sama A, nilai dia turun. jangan-jangan karena..."
hmmm.. intinya, spread out love!
bantuin cupid menyebar cinta!

4 loves:

PDA...PDa...pengen punya satu...
Eh, bukan PDA yang itu, ya?
Hehehe...
PDA lagi, yuk, Dear?

Anonim mengatakan... 2 Desember 2009 10.36  

Untung aku gak pernah sekampus ma kalian...
Bisa mati cz iri ma klian...
hahaha

-VB-

kayaknya kemaren salah ngepost dech aku....
hihiihhiih maklum dah.. bacanay dah 5 watt.... :))
sky.. kalo beli PDA bagi2 ya...

wah blh jg tuh idenya...
tp kl aq ky gitu bisa2 aq di amuk massa jd png yg damai2 aja dl...

In the living room