The Sky is High

It's just a box of pieces of a puzzle about a small circle of friends. It's about the lives, the loves, and the hopes. One by one, part by part. Hung up in the sky along with prayers. Until each of them can fly higher by itself. The Sky the Rain the Rainbow the Sun the Moon. All are talking in their own way. Carving their small footsteps in the history of time. And now each of them can really fly higher by itself, and leave this house one by one...

Saya harus pindah, untuk membuatnya lebih mudah.
Perpindahan memang makan waktu, mengepak barang yang sudah lama berdebu.
Belum lama, pada hari saya wisuda, Sky mengepak semua barang-barang saya yang tertinggal dalam kardus.
Dengan menitip pesan bahwa tidak akan ada lagi kenangan tentang kami.

Kadang kala saya yang terlalu lama berkompromi dengan kenangan. Ruang-ruang singkat yang semakin lama semakin menyusut. Kami semua sudah beranjak dari kehidupan kuliah, yang kadang masih saja mempertemukan kami dalam lingkup dan ruang yang sama. Saya pikir, saya seharusnya pergi, karena pada saat terakhir saya melepaskan toga dan segala pernah perniknya, saya tahu, kehidupan saya dimulai dari sini. Tentang bagaimana memperjuangkan mimpi ketika orang lain menginjak-injak harapanmu

Saya menyelesaikan tugas saya sebagai mahasiswa. Kemudian mengakhirinya dengan bangga. Apa perlu, saya tinggalkan rumah ini, rumah buah cinta jemari saya bersarang, kemudian pergi?

1 loves:

Anonim mengatakan... 5 April 2014 21.53  

Dan saat ini .
Kamu menulisnya kembali .
Kejar harapanmu .
Kepakkan sayapmu .
Jangan biarkan dia patah .

All the best, Hujan . :)

P.S: your foolish admirer ever

In the living room