The Sky is High

It's just a box of pieces of a puzzle about a small circle of friends. It's about the lives, the loves, and the hopes. One by one, part by part. Hung up in the sky along with prayers. Until each of them can fly higher by itself. The Sky the Rain the Rainbow the Sun the Moon. All are talking in their own way. Carving their small footsteps in the history of time. And now each of them can really fly higher by itself, and leave this house one by one...


Selama dia menghilang, aku hanya bisa mengajak bicara sebuah simbol lingkaran serupa wajah berwarna abu-abu, yang matanya terpejam itu. Statusnya yang tertera di sana masih sama dengan kemarin sampai satu bulan sebelumnya,

Offline - Not available - Invisible

Orang yang masih waras tidak mungkin melakukan itu. Atau, mungkin tidak melakukan itu.
Aku memang sudah tak waras lagi - semenjak kepergiannya.

Beberapa bulan lalu, ia pergi tanpa memberi kabar atau kata perpisahan. Padahal, dulu ia berjanji akan memberi tahu kapan ia akan pergi dan akan tetap mengirimk kabar selama ia berada di Negeri Kincir Angin.

Akan tetapi, janji itu sama sekali ia lupakan, atau ia cuma pura-pura lupa.
Aku tidak tahu mana yang benar.


Maka aku, yang ditinggalkan tanpa sepatah katapun, memulai hidup dengan tema baru : GALAU. (ya, bold-italic-underline)

Selama ia menghilang, aku tetap mengirim pesan padanya lewat facebook.
Aku bercerita tentang kehidupanku.
Tentang kisah asmaraku dengan junior kampusku yang kandas di tengah jalan.
Aku juga bercerita tentang acara gathering dengan teman-teman d
i Bandung.
Aku mengucapkan selamat tahun baru.

Tapi, hasilnya nihil. Ia tetap membisu. Sama membisunya dengan simbol lingkaran serupa wajah berwarna abu-abu, yang matanya terpejam itu.

Lingkaran wajah itu sama sekai tidak pernah beruba
h warna menjadi kuning!
Aku sampai gila menunggunya berubah warna.

Sekarang, aku masih tetap mengajak bicara simbol lingkaran s
erupa wajah berwarna abu-abu, yang matanya terpejam itu. Aku yakin, orang yang masih waras tidak akan melakukan hal serupa. Sayangnya, aku memang sudah menjadi gila semenjak kepergiannya.


p.s :Ditulis untuk B.S.

Akhirnya, simbol lingkaran serupa wajah itu kini berubah warna menjadi kuning. Ia kembali bernyawa!

Mungkin senyumku lebih lebar daripada simbol smiley yang ada di layar kotak yahoo messenger-ku

Selamat datang kembali, ehm, teman. Jangan pergi tanpa kabar lagi, ya..! ;)

5 loves:

Anonim mengatakan... 14 Maret 2011 08.29  

Tulisannya nice meskipun ceritanya gak nice.
Nulis terus ya dimsum, dan jangan sampai teorinya sinyo terbukti benar hehehe
-Robin-

Anonim mengatakan... 15 Maret 2011 10.09  

terima kasih, tante Robin..
utk saat ini alasan aku menulis adalah karena lg galau. Jd kalau aku menulis terus, tandanya aku galau terus. -___-"

teori apaan tuh? aku blm tau ada teori itu..

_dimisaurus_

Anonim mengatakan... 15 Maret 2011 10.33  

Hummm...sbnrnya beby bingung kudu komen apa. Mgkn cuma kata MAAF dan TERIMAKASIH. Sptnya keputusan beby buat kembali udah salah n bikin dimii galau lg.. Maaf, maaf dan maaf...
~beby~

Dimsum, jangan galau terus donk, mumpung orangnya lagi aktif noh, dipastikan sajalah semuanya, iya apa nggak, jangan yang nggak-nggak.. :))

Anonim mengatakan... 29 Maret 2011 22.32  

cheer up. nice post dimii .

In the living room